kesalahan-umum-saat-melakukan-shoot-basket

Kesalahan Umum Saat Melakukan Shoot Basket. Kesalahan umum saat melakukan shoot basket sering dialami pemula maupun pemain berpengalaman yang belum memperbaiki teknik dasar. Shooting yang akurat bukan hanya soal kekuatan, tapi juga konsistensi gerakan dari kaki hingga tangan. Banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan kecil yang mengakibatkan bola meleset atau tidak masuk ring dengan lembut. Memahami dan mengoreksi kesalahan ini penting untuk meningkatkan persentase tembakan serta kepercayaan diri di lapangan. Dengan latihan fokus pada detail, kesalahan umum bisa dihilangkan, membuat shoot terasa lebih alami dan efektif. INFO CASINO

Posisi Tubuh dan Keseimbangan yang Kurang Stabil: Kesalahan Umum Saat Melakukan Shoot Basket

Salah satu kesalahan paling sering adalah posisi tubuh yang tidak seimbang. Banyak pemula berdiri terlalu tegak atau kaki terlalu rapat, sehingga saat melompat tubuh goyah dan tembakan melenceng. Berat badan yang tidak di ujung kaki membuat lompatan kurang eksplosif, sementara lutut lurus menghilangkan power dari kaki bawah. Kesalahan ini juga terlihat saat kaki dominan tidak maju sedikit, menyebabkan rotasi tubuh tidak terkendali. Akibatnya, bola sering datar atau kurang arc, mudah diblok atau memantul keras di ring. Koreksi sederhana seperti kaki selebar bahu, lutut tekuk, dan tubuh condong ke depan bisa langsung tingkatkan stabilitas serta akurasi tembakan.

Pegangan Bola dan Release yang Salah: Kesalahan Umum Saat Melakukan Shoot Basket

Pegangan bola yang tidak tepat jadi kesalahan umum lain yang sulit diperbaiki jika sudah jadi kebiasaan. Banyak pemain memegang bola dengan telapak tangan, bukan ujung jari, sehingga kontrol hilang dan bola tidak berputar. Release yang terlalu kasar atau tanpa wrist snap membuat bola tidak punya backspin, trajektori datar, dan mudah meleset. Pemula sering melempar dengan kedua tangan atau tangan pendukung terlalu dominan, mengganggu arah tembakan. Kesalahan ini membuat shoot jarak jauh sangat sulit masuk. Latihan grip dengan jari terbuka lebar dan release halus dari ujung jari membantu bola berotasi benar, masuk ring lebih lembut, dan akurasi meningkat drastis.

Follow Through dan Konsistensi Gerakan yang Hilang

Follow through yang buruk sering diabaikan, padahal jadi penentu akhir tembakan. Banyak pemain menarik tangan terlalu cepat setelah release atau kaku tanpa gerakan lanjutan, membuat bola kurang arc atau melenceng. Tangan yang tidak tetap mengarah ke ring setelah lepas bola menghilangkan konsistensi arah. Kesalahan ini juga muncul dari gerakan tidak sama setiap tembakan—kadang lompat tinggi, kadang rendah, atau posisi tangan beda. Akibatnya, muscle memory tidak terbentuk, dan akurasi rendah meski latihan sering. Follow through dengan tangan “masuk ke ring” dan gerakan identik setiap kali jadi kunci untuk tembakan konsisten, terutama di bawah tekanan pertandingan.

Kesimpulan

Kesalahan umum saat shoot basket seperti posisi tubuh goyah, grip salah, dan follow through buruk bisa diatasi dengan fokus pada teknik dasar. Kesalahan ini sering jadi penghalang akurasi dan kepercayaan diri, tapi mudah dikoreksi dengan latihan rutin dan kesadaran detail. Pemula maupun pemain lama yang memperbaiki ini akan lihat peningkatan signifikan—tembakan lebih lembut, masuk lebih sering, dan terasa lebih alami. Shooting basket bukan soal kekuatan semata, tapi konsistensi gerakan dari stance hingga release. Mulai perhatikan kesalahan kecil hari ini—hasilnya akan terasa di setiap poin yang dicetak di lapangan. Teknik benar adalah fondasi untuk shoot basket yang handal dan menyenangkan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *