kategori-atlet-dalam-paralympic-tennis-internasional

Kategori Atlet dalam Paralympic Tennis Internasional. Tenis kursi roda di level internasional, termasuk Paralimpiade, membagi atlet ke dalam kategori khusus untuk menjamin kompetisi yang adil. Sistem klasifikasi ini fokus pada tingkat gangguan fungsi tubuh, bukan jenis disabilitas medis. Saat ini, ada dua kelas utama: Open dan Quad, yang kemudian dibagi menjadi kategori pertandingan pria, wanita, dan quad campuran. Pembagian ini memungkinkan atlet dengan berbagai tingkat impairment bersaing setara, sekaligus membuat olahraga semakin inklusif dan kompetitif di turnamen global hingga akhir 2025. BERITA BOLA

Kelas Open: Atlet dengan Gangguan Kaki: Kategori Atlet dalam Paralympic Tennis Internasional

Kelas Open ditujukan untuk atlet yang memiliki gangguan permanen signifikan pada satu atau kedua kaki, tapi fungsi lengan dan tangan tetap normal atau hampir normal. Contoh impairment termasuk paraplegia, amputasi kaki, atau kondisi lain yang memengaruhi mobilitas bawah tubuh. Atlet di kelas ini bisa memukul bola dengan kekuatan penuh, manuver cepat, dan strategi mirip tenis biasa.

Kelas Open dipisah menjadi pertandingan pria dan wanita, baik singles maupun doubles. Ini kategori terbesar, dengan banyak atlet elite yang mendominasi Grand Slam dan Paralimpiade. Keunggulan mereka terletak pada kontrol raket optimal dan akselerasi kursi roda tinggi, membuat rally panjang dan pukulan keras menjadi ciri khas.

Kelas Quad: Atlet dengan Gangguan Tambahan pada Lengan: Kategori Atlet dalam Paralympic Tennis Internasional

Kelas Quad untuk atlet yang mengalami gangguan pada kaki sekaligus lengan atas, memengaruhi setidaknya tiga anggota tubuh. Ini mencakup tetraplegia atau kondisi serupa yang membatasi grip raket, rotasi bahu, dan manuver kursi roda. Atlet Quad sering mengikat raket ke tangan dengan tape atau strap, dan beberapa boleh pakai kursi roda bertenaga listrik untuk mobilitas lebih baik.

Pertandingan Quad bersifat campuran gender, sehingga pria dan wanita bersaing bersama di singles maupun doubles. Kategori ini ditambahkan resmi pada Paralimpiade 2004, menambah inclusivity. Meski tantangan lebih besar, atlet Quad menunjukkan adaptasi luar biasa dengan strategi cerdas dan ketepatan pukulan.

Proses Klasifikasi dan Adaptasi Atlet

Klasifikasi dilakukan oleh panel internasional di bawah Federasi Tenis Internasional, dengan evaluasi fungsional seperti kekuatan grip, jangkauan lengan, dan stabilitas trunk. Atlet harus punya impairment permanen yang memenuhi kriteria minimum untuk bersaing. Proses ini wajib sebelum turnamen besar, memastikan tidak ada perubahan mendadak yang mengganggu persiapan.

Adaptasi seperti kursi roda khusus dengan roda miring dan anti-tip membantu semua kategori. Atlet Quad punya fleksibilitas ekstra, seperti motorized wheelchair di beberapa kasus. Sistem ini terus dievaluasi untuk tetap adil seiring perkembangan teknologi dan pelatihan.

Kesimpulan

Kategori atlet dalam Paralympic tennis internasional terbagi utama menjadi Open untuk gangguan kaki dengan lengan normal, serta Quad untuk impairment lebih luas termasuk lengan. Pembagian ini, dengan Open terpisah gender dan Quad campuran, menjamin kompetisi setara sekaligus inklusif. Di akhir 2025, sistem klasifikasi ini terus mendukung pertumbuhan olahraga, menginspirasi atlet dari berbagai latar belakang untuk bersaing di level tertinggi. Pada akhirnya, kategori ini bukan pembatas, tapi jaminan bahwa skill dan strategi yang menentukan pemenang di lapangan.

BACA SELENGKAPNYA DI….

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *